Tuesday, March 30, 2021

Mencegah Penyakit Kaki Gajah, Peserta Didik MIN 2 Boalemo Diambil Sampel Darah Oleh Tim Kesehatan

 

Salah satu peserta didik MIN 2 Boalemo saat diambil sampel darah.

Boalemo (kemenag.go.id) – Ketika nyamuk mengisap darah seseorang yang mengandung cacing filaria, maka cacing tersebut akan turut menginfeksi nyamuk. Selanjutnya, nyamuk yang telah terinfeksi ini akan menyebarkan cacing filaria ketika menggigit orang lain. Larva cacing filaria kemudian akan tinggal di dalam pembuluh getah bening. Di dalam pembuluh getah bening inilah larva cacing filaria akan tumbuh dewasa dan berkembang biak yang menimbulkan gejala penyakit kaki gajah.

Hal tersebut dijelaskan oleh Sunarty Labatjo selaku tim kesehatan dari Dinas Kesehatan (Dikes) Provinsi Gorontalo dihadapan peserta didik kelas 1 dan 2 Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Boalemo, Selasa (30/03/21).

Sunarty menambahkan, tujuan dari kegiatan tersebut adalah melaksanakan survey evaluasi penularan filariasis atau penyakit kaki gajah. Peserta didik akan diambil sampel darah untuk mengetahui tingkat endemisitas penyakit Kaki Gajah.

“Filariasis atau penyakit kaki gajah merupakan salah satu penyakit tertua yang paling melelahkan yang dikenal di dunia, sebab untuk mencegahnya kami dari tim kesehatan melakukan evaluasi serta pengambilan sampel darah kepada anak didik.” Ujar Sunarty

Disisi lain menurut keterangan Kepala MIN 2 Boalemo Hariyana Tahutu, kegiatan tersebut merupakan hal penting yang harus dilakukan demi kesehatan peserta didik sekaligus mencegah penyebaran kepada orang lain.

“Kegiatan ini sangat bermanfaat bagi peserta didik maka pelaksanaanya ini baik petugas dan peserta didik tetap menjaga protokol kesehatan sebaik mungkin mengingat saat ini masih masa pandemi,” tutur Hariyana.

Saya ucapkan terima kasih kepada tim kesehatan yang telah proaktif dalam mendukung memberantas penyakit kaki gajah ini,” tutupnya.


sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512450/mencegah-penyakit-kaki-gajah-peserta-didik-min-2-boalemo-diambil-sampel-darah-oleh-tim-kesehatan


Peserta Didik MIN 2 Boalemo Merangkai Rangkaian Listrik Pada Kegiatan Praktek Mata Pelajaran IPA

 

Salah satu peserta didik MIN 2 Boalemo usai mengikuti kegiatan praktek merangkai rangkaian listrik.

Boalemo (kemenag.go.id) – Rangkailah semua alat dan bahan sesuai dengan gambar teknis merangkai listrik secara seri dan paralalel serta gunakan waktu dengan sebaik – baiknya untuk mencapai hasil rangkaian listrik yang baik dan benar.

Hal tersebut dijelaskan Waode Harniati selaku Guru penanggung jawab ujian praktek mata pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) kepada seluruh peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Boalemo saat memulai kegiatan praktek tersebut.

Dihadapan peserta didik, Senin (29/03/21) Waode juga mengatakan, alat dan bahan yang digunakan dalam kegiatan praktek tersebut yakni kabel, bola lampu kecil (lampu senter) 3 buah, baterai besar 4 biji, saklar 1 buah, tempat lampu senter, serta papan perakitan.

“Dengan menggunakan alat dan bahan yang sangat sederhana tersebut, diharapkan bisa menyelesaikan rangkaian listrik dengan benar serta dapat memahami perbedaan antara rangkaian listrik secara seri maupun paralel,” kata Waode.

Sementara itu, Amalia Ramadhani Tine salah satu peserta didik MIN 2 Boalemo mengutarakan, melalui kegiatan praktek tersebut peserta didik diberikan kesempatan untuk mencoba merangkai rangkaian listrik seri dan parallel secara nyata sehingga kami dapat lebih mudah memahami rangkaian listrik tersebut.

“Yang dibutuhkan dalam kegiatan praktek IPA merangkai listrik adalah kerjasama, fokus serta ketelitian sehingga dengan mudah memahami dan mengetahui bagaimana merangkai listrik seri maupun parallel,” ujar Amalia.

“Saat mengikuti kegiatan praktek itu, kami merasa senang dan bangga karena semua turut berperan aktif dalam merangkai rangkaian listrik sehingga dapat menyelesaikannya dengan cepat dan benar,” tandasnya.


Sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512448/peserta-didik-min-2-boalemo-merangkai-rangkaian-listrik-pada-kegiatan-praktek-mata-pelajaran-ipa


Peserta Didik MIN 2 Boalemo Ikuti Ujian Praktek Mata Pelajaran PJOK

 

Peserta Didik MIN 2 Boalemo sementara mengikuti ujian praktek mata pelajaran PJOK di halaman madrasah.

Boalemo (kemenag.go.id) – Untuk mengukur kemampuan siswa selama kegiatan pembejaran di Madrasah serta untuk memenuhi salah satu syarat kriteria kelulusan, peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Boalemo, Senin (29/03/21) mengikuti kegiatan praktek mata pelajaran Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kesehatan (PJOK).

Rosiaty Mamuki selaku Guru mata pelajaran (PJOK) mengungkapkan, PJOK merupakan mata pelajaran yang tidak hanya berorientasi pada kemampuan kognitif atau pengetahuan saja, akan tetapi ranah afektif atau sikap dan psikomotorik atau keterampilan praktis yang lebih penting lagi, sebab olahraga bersikap aplikatif atau penerapan sebagaimana ketentuan dalam peraturan pertandingan dalam olahraga.

“Melalui praktek PJOK peserta didik mampu melakukan gerakan – gerakan atletik dan melakukan permainan volly ball mini serta mengukur dan menilai capaian target Kurikulum,” ungkap Rosiaty.

Ada beberapa ujian praktek mata pelajaran PJOK antara lain lari jarak pendek, senam, serta cara melakukan passing atas dan bawah pada permainan Volly Ball Mini,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MIN 2 Boalemo menjelaskan, ujian praktek tersebut merupakan bagian integral dari kegiatan Ujian Madrasah (UM) yang wajib diikuti oleh peserta didik kelas 6 dalam menyelesaikan tugas akhir dari rangkaian kegiatan pembelajaran.

“Hal ini menjadi penting karena peserta didik dilihat, diamati, dan dievaluasi sejauh mana telah tercapainya standar kompetensi yang dicapai dalam jenjang madrasah tingkat MI,” jelas Hariyana.


Sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512439/peserta-didik-min-2-boalemo-ikuti-ujian-praktek-mata-pelajaran-pjok-


Siswa MIN 2 Boalemo Ekspresikan Rasa Hormat pada Guru Lewat Puisi

 

Salah satu peserta didik MIN 2 Boalemo sedang mengikuti kegiatan praktek baca puisi

BOALEMO (kemenag.go.id) – Guru Engkau Pahlawan yang tak pernah mengharapkan balasan, Disaat kami tak mendengarkanmu Engkau tak pernah mengeluh dan menyerah untuk mendidik kami.

Kalimat itu adalah sepenggal bait puisi yang dibacakan oleh peserta didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Boalemo, Magfirah Putri Imama saat mengikuti ujian praktek mata pelajaran Bahasa Indonesia, Senin (29/03/21).

Usai mengikuti ujian, Magfirah mengatakan puisi yang dibacakannya itu semata-mata sebagai bentuk rasa hormat dan patuh seorang peserta didik terhadap guru yang tak pernah lelah dalam mendidiknya.

“Puisi ini saya persembahkan sebagai bentuk rasa terima kasih serta peduli kepada guru yang tak pernah bosan dalam membentuk karakter kami kearah yang lebih baik,” tutur Magfirah.

Sementara itu, guru penanggungjawab mata pelajaran ujian itu Asmawati Bolilio, mengaku merasa terharu dan bangga atas karya seluruh peserta didik untuk mengekspresikan sebuah puisi dengan penghayatan yang bisa menyentuh hati semua orang.

“Puisi yang dibacakan oleh seluruh peserta didik sangat menyentuh hati karena disetiap bait puisi tersebut memiliki pesan, kesan, serta makna yang mendalam sehingga dapat membuat para guru terharu saat mendengarnya,” ucap Asmawati.


Sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512433/siswa-min-2-boalemo-ekspresikan-rasa-hormat-pada-guru-lewat-puisi


Sunday, March 28, 2021

Hari Terakhir UMBK MIN 2 Boalemo Ditinjau Kakankemenag

 

Kakankemang Kabupaten Boalemo, H. Sabara K. Ngou saat monitoring kegiatan UMBK di MIN 2 Boalemo 

BOALEMO (kemenag.go.id) –  Memasuki hari terakhir, kegiatan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Boalemo turut ditinjau atau dimonitoring Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Boalemo, (26/03/21).

Pada kesempatan itu, Kakankemenag Kabupaten Boalemo H. Sabara K. Ngou mengungkapkan bahwa proses pembelajaran selama enam tahun ditentukan dengan beberapa mata pelajaran yang diujikan yang dilaksanakan hanya beberapa hari. Dukungan dari Guru dan Orang Tua akan berguna untuk membentuk mental dan kepercayaan diri yang menjadi salah satu modal dalam  menyelesaikan  ujian sehingga akan mengahasilkan nilai yang memuaskan.

“Dengan adanya dukungan dari Guru dan Orang Tua, akan tumbuh jiwa semangat dalam belajar sehingga dalam mengikuti UMBK selama beberapa hari tidak mengalami kesulitan dalam menjawab setiap soal ujian,” ungkap Sabara.

“Semoga hari ini menjadi doa terbaik, seluruh peserta didik yang mengikuti UMBK mendapatkan hasil yang optimal sehingga orang tua bangga dan senang,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala MIN 2 Boalemo Hariyana Tahutu menjelaskan bahwa Kegiatan UMBK selama beberapa hari ini berjalan baik dengan tetap menerapkan protokol kesehatan walaupun peserta didik merasa peraturan ini sedikit merepotkan mereka, tapi kami meyakinkan mereka bahwa ini demi kesehatan mereka sendiri. Jadi peserta didik masih tetap semangat untuk melanjutkan sampai hari terakhir.

“Demi kesehatan peserta didik serta kelancaran kegiatan UMBK, penerapan protocol kesehatan selalu ditekankan kepada mereka sehingga dapat mengikuti ujian tersebut sampai pada hari terakhir,” jelas Hariyana. 

“Alhamdulillah, seluruh peserta didik MIN 2 Boalemo sukses mengikuti kegiatan UMBK sampai dihari terakhir tanpa mengalami kendala maupun kesulitan dalam menjawab soal ujian tersebut,” pungksanya.



Sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512398/hari-terakhir-umbk-min-2-boalemo-ditinjau-kakankemenag


Tuesday, March 23, 2021

Hari Pertama UMBK MIN 2 Boalemo Berjalan Lancar

 

Kepala MIN 2 Boalemo Bersama Kakankemenag Kabupaten Boalemo sedang melihat langsung pelaksanaan UMBK.

Boalemo (kemenag.go.id) – Untuk menentukan sebuah prestasi hasil belajar selama di Madrasah, banyak hal yang harus dihadapi terutama dalam hal akademik, semua itu adalah penentuan akhir dari proses menimba ilmu. Sekiranya yang harus di fokuskan peserta didik adalah belajar sembari melatih diri untuk selalu berkomitmen meraih cita-cita.

Hal itu diungkapkan oleh Kepala Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 2 Boalemo, Hariyana Tahutu dihadapan peserta didik sebelum melaksanakan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) yang berlasung diruang kelas, Senin (22/03/21).

Hariyana juga memberikan motivasi dan semangat kepada peserta didik agar selalu terus belajar, berikhtiar, berdoa dan meminta doa restu dari orang tua sehingga diberikan kesehatan dan kecerdasan dalam menyelesaikan soal – soal UMBK.

“Kesuksesan dalam mengikuti UMBK ada pada diri sendiri, maka jangan pernah berhenti berusaha untuk selalu belajar, berdoa serta restu dari orang tua sehingga dapat menghasilkan nilai ujian yang memuaskan,” ujar Hariyana.

Selain itu, Hariyana menjelaskan, pelaksanaan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK) jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI) hari pertama berjalan dengan lancar, tanpa kendala, dan semua siswa hadir mengikuti ujian dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan.

“Dengan pengawasan ketat serta selalu memperhatikan protokol kesehatan, pelaksanaan UMBK MIN 2 Boalemo berjalan lancar sesuai dengan harapan kita semua,” jelas Hariyana.

“Kegiatan UMBK akan berlangsung selama 5 hari, dimulai dari hari ini sampai Jum’at mendatang. Mata pelajaran yang diuji dihari pertama adalah Bahasa Indonesia dan Akidah Akhlak,” tandasnya.


Sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512342/hari-pertama-umbk-min-2-boalemo-berjalan-lancar-


Pelaksanaan UMBK MIN 2 Boalemo Ditandai Dengan Penyematan Kartu Tanda Peserta Oleh Kakankemenag Kabupaten Boalemo

Peserta Didik MIN 2 Boalemo Disematkan Kartu Tanda Peserta UMBK Oleh Kakankemenag Kabupaten Boalemo

Boalemo (kemenag.go.id) – Senin (22/03/21) Peserta Didik Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) dan Swasta (MIS) se-Kabupaten Boalemo serentak melaksanakan Ujian Madrasah Berbasis Komputer (UMBK).

Sejalan dengan itu, pelaksanaan UMBK di MIN 2 Boalemo dibuka langsung oleh Kepala Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Boalemo, H. Sabara k. Ngou dengan penyematan secara simbolis kartu tanda peserta ujian kepada peserta didik yang berlangsung di halaman madrasah.

Dalam arahannya, Kankemenag Kabupaten Boalemo H. Sabara K. Ngou mengungkapkan, untuk mengembangkan ide ini agar berhasil mengatasi tantangan hidup, menurut ajaran Islam, haruslah memulainya dengan standard prinsip rukun iman. Agar apa saja yang kita pikirkan dan dikerjakan dapat menghasilkan karya yang bermanfaat serta bernilai positif bagi kehidupan dunia dan akhirat.

“Orang yang memiliki keimanan yang kokoh dan yakin terhadap kebenaran rukun iman, pasti akan membawanya menjadi orang yang sukses dan berjaya. Karena iman itu merupakan daya dorong yang sangat kuat untuk melahirkan tingkah laku dan karakter akhlak yang positif,” ungkap Sabara.

“Dimasa pandemi seperti ini, kesehatan harus dijaga dengan selalu menerapkan protokol kesehatan serta memperkuat keimanan sehingga dapat mengikuti UMBK sampai selesai dan mendapatkan nilai yag memuaskan.” Lanjutnya

Sementara itu Kepala MIN 2 Boalemo, Hariyana Tahutu menjelaskan, pelaksanaan UMBK tahun ini untuk mengukur pencapaian kompotensi lulusan peserta didik pada jenjang MI sebagai hasil dari proses pembelajaran sesuai dengan Standar Kompotensi Lulusan (SKL).

“UMBK sebagai salah satu alat evaluasi belajar siswa yang digunakan untuk mengukur tingkat ketercapaian kompotensi peserta didik yang ditinjau dari beberapa mata pelajaran yang telah ditetapkan dalam proses pembelajaran,” jelas Hariyana.


Sumber: https://gorontalo.kemenag.go.id/berita/512343/pelaksanaan-umbk-min-2-boalemo-ditandai-dengan-penyematan-kartu-tanda-peserta-oleh-kakankemenag-kabupaten-boalemo-